Skip to main content

Memperkuat Harga Diri: 10 Cara Praktis Menghargai Diri Sendiri

Harga diri rendah bikin hidup terasa berat. Temukan 10 cara praktis dan efektif untuk memperkuat harga diri, dari self-care hingga menantang pikiran negatif. Mulai hargai dirimu hari ini!

 |  Muhammad Fauzi Rizal  |  Pekerjaan & Produktivitas
Ilustrasi Remaja Pria Dengan Harga Diri Yang Rendah
Ilustrasi Remaja Pria Dengan Harga Diri Yang Rendah

Pernahkah kamu merasa nggak berharga? Atau sering banget membandingkan diri dengan orang lain sampai ujung-ujungnya malah merasa inferior? Kalau iya, kamu nggak sendirian. Banyak dari kita yang mengalami masa-masa di mana harga diri rasanya jatuh ke titik nadir.

Masalahnya, ketika harga diri rendah, dampaknya bisa kemana-mana—mulai dari cara kita berpikir tentang diri sendiri, sampai keputusan-keputusan yang kita ambil sehari-hari. Dan tanpa kita sadari, pola ini bisa jadi lingkaran setan yang bikin kualitas hidup makin menurun.

Tapi kabar baiknya? Ada langkah-langkah konkret yang bisa kita ambil untuk memperkuat harga diri. Dan artikel ini akan membahas tuntas cara-cara praktis yang bisa langsung kamu terapkan mulai hari ini.

Disclaimer: Artikel ini disediakan untuk tujuan informasi dan edukasi umum. Informasi yang disampaikan bukan merupakan pengganti konsultasi, diagnosis, atau perawatan medis profesional. Jika kamu atau orang yang kamu kenal mengalami masalah kesehatan mental serius, berkelanjutan, atau depresi, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, atau profesional kesehatan mental berlisensi. Hotline Kemenkes: 119 ext. 8 | Yayasan Pulih: 021-788-42580 (Senin-Jumat, 09.00-17.00 WIB) | Into The Light: WhatsApp 08118488488 (24/7) | Sejiwa: 119 ext. 8 atau 021-5703826

DAFTAR ISI

Apa yang Terjadi Ketika Harga Diri Rendah?

teen peer pressure

Sebelum kita masuk ke solusinya, penting banget untuk paham dulu apa yang sebenarnya terjadi ketika seseorang punya harga diri rendah.

Harga diri yang rendah itu seperti kacamata buram yang bikin kita salah melihat realitas. Ketika seseorang merasa tidak berharga, pikirannya cenderung dipenuhi sama kritik diri yang nggak sehat. Misalnya:

  • Terus-menerus mencela diri sendiri, bahkan untuk kesalahan kecil
  • Nggak berani menyuarakan kebutuhan atau keinginan pribadi
  • Mentolerir perlakuan tidak hormat dari orang lain karena merasa "memang layak diperlakukan begitu"
  • Menghindari tantangan karena takut gagal
  • Merasa nggak pantas mendapatkan kebahagiaan

Pola-pola pikir dan perilaku seperti ini nggak cuma bikin mood jelek, tapi juga menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Bayangkan kalau setiap hari kamu hidup dengan narasi negatif tentang diri sendiri—pasti exhausting banget, kan?

Kenapa Memperkuat Harga Diri Itu Penting?

primer self esteem

Perlu dicatat bahwa kamu nggak harus merasa hebat tentang dirimu setiap saat. Manusia itu kompleks, dan wajar banget kalau ada momen-momen di mana kita merasa down atau meragukan diri sendiri. Psikologi "Meh": Ketika Hidup Terasa Hambar juga normal dialami sesekali.

Yang jadi masalah adalah ketika perasaan tidak berharga ini konsisten dan berkepanjangan. Kalau kamu mendapati harga dirimu terus-menerus rendah, ini saatnya untuk mengambil langkah aktif memperkuatnya.

Kenapa? Karena harga diri yang sehat akan:

  1. Menciptakan perilaku yang lebih membantu – Kamu jadi lebih berani mengambil keputusan yang baik untuk dirimu sendiri
  2. Meningkatkan mood – Pikiran positif tentang diri sendiri berkorelasi langsung dengan kebahagiaan
  3. Meningkatkan kesejahteraan hidup – Kamu jadi lebih mampu menikmati hidup dan mengejar hal-hal yang bermakna

Sekarang, yuk kita bahas cara-cara praktis untuk memperkuat harga diri!

10 Cara Praktis Memperkuat Harga Diri

communication strategies for child self esteem

1. Perlakukan Dirimu dengan Baik Lewat Self-Care

Cara kamu memperlakukan diri sendiri sangat mempengaruhi bagaimana kamu menilai dirimu. Kalau kamu terus-menerus mengabaikan kebutuhan dasarmu sendiri, secara tidak langsung kamu sedang mengirim sinyal ke otak bahwa "aku nggak penting."

Optimalkan Kesehatan Mental: Bagaimana Fisik Memengaruhi Mental Anda dimulai dari hal-hal sederhana. Self-care bisa berupa:

  • Meluangkan waktu untuk aktivitas yang kamu nikmati
  • Melakukan sesuatu yang menenangkan—bisa meditasi, mandi air hangat, atau mendengarkan musik favorit
  • Menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang
  • Mendapatkan udara segar dengan jalan-jalan di luar rumah
  • Makan teratur dan bergizi
  • Minum air putih yang cukup
  • Tidur yang cukup (jangan sering begadang!)
  • Mengenakan pakaian yang bikin kamu merasa nyaman dan percaya diri

Self-care bukan kemewahan—ini adalah kebutuhan dasar yang layak kamu penuhi.

2. Buat Daftar Kualitas Positif Tentang Dirimu

Ambil selembar kertas atau buka notes di HP-mu, lalu mulai menulis hal-hal tentang dirimu yang kamu kagumi, hargai, atau banggakan. Ini bisa apa saja:

  • "Aku orang yang setia kawan"
  • "Aku punya sense of humor yang bagus"
  • "Aku tangguh menghadapi kesulitan"
  • "Aku punya kemampuan mendengarkan yang baik"
  • "Aku kreatif dalam menyelesaikan masalah"

Jangan buru-buru selesai dalam sekali duduk. Tambahkan daftar ini seiring waktu ketika kamu menemukan kualitas baru tentang dirimu. Yang lebih penting lagi, baca ulang daftar ini secara berkala agar kualitas-kualitas positifmu tetap segar di pikiran.

3. Ingatkan Diri Tentang Nilai-Nilai dan Preferensi Inti

Apa yang paling penting dan bermakna bagimu dalam hidup? Ini pertanyaan besar yang sayangnya jarang kita tanyakan pada diri sendiri.

Mungkin jawabannya adalah:

  • Keluarga dan persahabatan
  • Kejujuran dan integritas
  • Kreativitas dan ekspresi diri
  • Keadilan dan kesetaraan
  • Pertumbuhan dan pembelajaran
  • Kesehatan dan kesejahteraan

Tuliskan nilai-nilai intimu dan baca kembali secara berkala. Ini akan membantumu tetap terhubung dengan jati diri yang sesungguhnya, terutama ketika tekanan dari luar mencoba mendefinisikan siapa dirimu.

4. Ulangi Afirmasi Positif yang Mendukung Keberhargaanmu

Afirmasi positif mungkin terdengar klise, tapi ada alasan mengapa teknik ini bertahan lama—karena efektif! Urutan Kata Bisa Mengubah Hidupmu: Waspadai Framing Saat Kamu Terpuruk membuktikan betapa powerful-nya bahasa terhadap pikiran kita.

Berikut beberapa afirmasi yang bisa kamu gunakan:

  • "Aku berharga apa adanya."
  • "Aku punya nilai yang unik."
  • "Aku layak mendapatkan cinta dan rasa hormat."
  • "Aku sempurna dengan segala ketidaksempurnaanku."
  • "Aku kompleks dan itu indah."
  • "Aku baik hati dan kehadiranku memberi manfaat bagi orang lain."

Ulangi afirmasi-afirmasi ini setiap pagi atau kapan pun kamu merasa down. Dengan repetisi, otakmu akan mulai mempercayainya.

5. Lakukan Hal-Hal yang Kamu Nikmati

Ini mungkin terdengar simpel banget, tapi banyak dari kita yang lupa—atau merasa nggak berhak—untuk menikmati hidup.

Meluangkan waktu untuk hal-hal yang menyenangkan itu penting karena:

  • Mengurangi stres
  • Meningkatkan kualitas hidup
  • Mengingatkanmu bahwa kamu layak menikmati kehidupan

Aktivitasnya nggak perlu yang mahal atau rumit. Bisa sesederhana:

  • Nonton film favorit
  • Makan makanan kesukaan
  • Main game yang seru
  • Menggambar atau menulis
  • Mendengarkan podcast
  • Berkebun atau merawat tanaman

Kalau aktivitas yang kamu inginkan saat ini di luar jangkauan atau nggak realistis (misalnya traveling ke luar negeri), mulai dengan sesuatu yang lebih kecil dan tetap menyenangkan.

6. Habiskan Waktu dengan Orang-Orang yang Suportif

Kamu adalah rata-rata dari lima orang yang paling sering kamu temui—pernah dengar kutipan ini?

Betapa Beruntung Dan Berharganya Memiliki Tetangga Yang Baik atau teman yang supportive bisa jadi game changer untuk harga diri. Carilah orang-orang yang:

  • Mendukung dan mendorongmu
  • Membuatmu merasa nyaman menjadi diri sendiri
  • Nggak menghakimi
  • Merayakan kesuksesanmu, bukan merasa terancam
  • Mengingatkanmu tentang kekuatanmu ketika kamu lupa

Dan sebaliknya, mulai membatasi waktu dengan orang-orang yang terus-menerus merendahkan, mengkritik tanpa alasan konstruktif, atau membuatmu merasa buruk tentang dirimu sendiri.

7. Tantang Pikiran Negatif yang Merusak Harga Diri

Ini adalah skill yang perlu latihan, tapi sangat worth it. Menghindari Positivitas Palsu: 5 Cara Hadapi Emosi dengan Bijak dimulai dengan mengenali pola pikir destruktif.

Caranya:

Langkah 1: Setiap hari, tuliskan satu contoh pikiran kritis terhadap diri sendiri yang muncul. Misalnya: "Aku terlalu bodoh untuk pekerjaan ini."

Langkah 2: Tanyakan pada dirimu:

  • Apakah ini 100% akurat?
  • Apa ada cara yang lebih seimbang untuk melihat situasi ini?
  • Apa yang akan aku katakan pada teman dekat jika dia punya pikiran seperti ini?

Langkah 3: Tulis alternatif pikiran yang lebih seimbang. Misalnya: "Aku masih belajar, dan wajar kalau ada hal yang belum aku kuasai. Aku sudah berkembang banyak sejak pertama kali mulai."

Langkah 4: Setiap kali pikiran negatif itu muncul lagi, ulangi pikiran alternatif yang sudah kamu buat.

8. Tetapkan dan Capai Goal-Goal Kecil

Taklukkan Masa Muda: Rumus Dasar Untuk Meraih Apapun Tujuan Hidupmu! dimulai dari langkah kecil. Menetapkan dan mencapai tujuan itu membangun kepercayaan diri.

Kuncinya: mulai dari yang kecil dan realistis.

Jangan langsung bilang, "Aku mau jadi CEO tahun ini!" kalau kamu baru lulus kuliah. Mulai dengan goal seperti:

  • "Minggu ini aku akan mengirim 5 lamaran kerja."
  • "Bulan ini aku akan belajar skill baru selama 30 menit setiap hari."
  • "Hari ini aku akan menyelesaikan tugas yang sudah aku tunda."

Setiap kali kamu mencapai goal, sekecil apa pun itu, kamu sedang membuktikan pada dirimu sendiri bahwa kamu capable dan reliable. Dan itu sangat powerful untuk harga diri.

9. Latih Komunikasi yang Jujur dan Langsung

Banyak orang dengan harga diri rendah kesulitan menyampaikan kebutuhan atau keinginan mereka. Entah karena takut ditolak, takut dianggap egois, atau merasa kebutuhannya nggak penting.

Padahal, Marah Dengan Masa Lalumu? Yuk Berdamai Dengan Diri! juga termasuk belajar menyuarakan dirimu.

Komunikasi langsung adalah cara untuk mengirim sinyal pada dirimu sendiri bahwa kebutuhan, keinginan, dan nilai-nilaimu itu penting.

Kalau komunikasi langsung terasa sulit bagimu, mulai dengan:

  1. Tulis dulu apa yang ingin kamu sampaikan
  2. Ucapkan keras-keras pada dirimu sendiri sebagai latihan
  3. Mulai dari hal kecil – misalnya menyampaikan preferensi makanan atau tempat nongkrong
  4. Gunakan "Aku" statements – "Aku merasa..." daripada "Kamu selalu..."

Dengan latihan, ini akan jadi lebih mudah.

10. Akui dan Rayakan Pencapaianmu

Enaknya Menjadi Orang Yang Sudah Selesai Dengan Dirinya Sendiri termasuk mengapresiasi diri atas apa yang sudah dicapai.

Kita sering banget meremehkan pencapaian kita sendiri. "Ah, cuma ini doang mah gampang." Padahal, setiap pencapaian—besar atau kecil—layak diakui.

Pencapaian nggak selalu harus yang monumental. Ini juga pencapaian:

  • Berhasil melewati minggu yang penuh tekanan
  • Mengambil langkah menuju sesuatu yang penting bagimu
  • Menyelesaikan proyek yang sudah lama tertunda
  • Memilih untuk istirahat ketika kamu butuh
  • Keluar dari comfort zone, meskipun hasilnya belum sempurna

Cara merayakannya juga nggak harus ribet:

  • Berikan pujian pada dirimu sendiri
  • Luangkan waktu untuk relaksasi
  • Manjakan diri dengan makanan atau minuman favorit
  • Beli sesuatu yang kamu inginkan (sesuai budget tentunya!)
  • Share dengan teman dekat yang supportive

Harga Diri Adalah Journey, Bukan Destinasi

boy with high self esteem

Memperkuat harga diri itu bukan proses instant. Nggak ada obat ajaib yang langsung bikin kamu bangun besok pagi dengan harga diri super tinggi.

Ini adalah perjalanan yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan belas kasihan pada diri sendiri. Akan ada hari-hari di mana kamu merasa progress, dan ada hari-hari di mana kamu merasa mundur lagi. Dan itu semua normal.

Yang penting adalah kamu terus mengambil langkah-langkah kecil untuk memperkuat fondasi harga dirimu. Setiap kali kamu mempraktikkan salah satu tips di atas, kamu sedang berinvestasi pada kesejahteraan jangka panjangmu.

Ingat, Jika Anda Ingin Lebih Bahagia, Anda Harus Menulis 'Ringkasan Hidup' dan menghargai perjalananmu sendiri. Karena pada akhirnya, hubungan paling penting yang akan kamu miliki sepanjang hidup adalah hubunganmu dengan dirimu sendiri.

Jadi, mulai hari ini, coba pilih satu atau dua strategi dari artikel ini dan terapkan. Lihat bagaimana rasanya ketika kamu mulai memperlakukan dirimu dengan kebaikan dan rasa hormat yang memang selalu layak kamu dapatkan.

Kamu berharga. Kamu cukup. Dan kamu layak untuk merasa baik tentang dirimu sendiri.


Referensi

  1. American Psychological Association. (2023). "Building Self-Esteem: A Self-Help Guide."
  2. Mind (UK Mental Health Charity). (2024). "How to Improve Your Self-Esteem."
  3. National Health Service UK. (2024). "Raising Low Self-Esteem."
  4. Psychology Today. (2024). "Self-Esteem: Understanding and Building Confidence."
  5. Greater Good Science Center, UC Berkeley. (2023). "The Science of Self-Compassion."

Artikel ini diterjemahkan dan diadaptasi dari tulisan Jennifer Caspari Ph.D., direview oleh Margaret Foley, dipublikasikan 24 Januari 2026 di Psychology Today.


Tebejowo.com didukung oleh pembaca. Kami mungkin memperoleh komisi afiliasi ketika Anda membeli melalui tautan di situs web kami. Untuk kolaborasi, sponsorship, hingga kerjasama, bisa menghubungi: 0857-1587-2597.

Ikuti juga kami di Google News untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru dari gawai Anda.

 

✓ Link berhasil disalin!