Wisata Kuliner Halal Lombok Timur: Rute Selong–Masbagik
Rute santai 5 stop kuliner halal-friendly di Selong–Pancor–Masbagik, fokus warung non-jaringan yang sudah bertahan 10+ tahun, target makan ≤50K/porsi.
Rute santai 5 stop kuliner halal-friendly di Selong–Pancor–Masbagik, fokus warung non-jaringan yang sudah bertahan 10+ tahun, target makan ≤50K/porsi.
DAFTAR ISI
- Kenapa rute ini enak buat “jalan-jalan sambil ngunyah”
- Cara cepat memastikan “halal-friendly” tanpa bikin suasana canggung
- Rute santai 5 stop: Selong → Pancor → Masbagik
- Stop 1 — Bakso Moro Seneng “Mas Iwan” (Selong): pembuka rute yang “aman”
- Stop 2 — Kerake Bagus Rase (Kelayu/Selong): jajanan lawas yang “diam-diam” mendunia
- Stop 3 — Warung Kelor (Pancor): makanan rumahan Sasak yang bikin pulang lebih kalem
- Stop 4 — Waroeng Rasbani (Selong): favorit banyak orang karena “nggak bikin dompet protes”
- Stop 5 — Lesehan Mae Cenggo (Masbagik): penutup yang “berasa liburan”
- Checklist biar rute ini terasa ringan (dan tetap hemat)
- Penutup
- Daftar referensi
Kenapa rute ini enak buat “jalan-jalan sambil ngunyah”
Kalau kamu tipe yang liburan tapi ujung-ujungnya cuma ngomongin makan—kita sama. Bedanya, di Lombok Timur (khususnya Selong–Pancor–Masbagik), “makan enak” sering datang tanpa label mewah. Justru yang bikin kangen itu: warung-warung yang kelihatan sederhana, tapi sudah bertahan lama dan punya pelanggan setia lintas generasi.
Panduan ini saya susun dengan kriteria jelas:
-
Fokus area: Selong – Pancor – Masbagik
-
Bukan jaringan besar / franchise
-
Sudah bertahan minimal 10 tahun (ada jejak yang bisa ditelusuri)
-
Target hemat: ≤50K/porsi (makanan saja)
-
Rutenya santai: 5 stop, cocok buat keluarga dan couple
Catatan penting: label “halal-friendly” di sini berarti indikasi ramah halal (misalnya tidak menyajikan babi/alkohol), bukan jaminan sertifikasi. Cara memastikannya saya tulis di bagian “cek cepat” di bawah.
Cara cepat memastikan “halal-friendly” tanpa bikin suasana canggung
Kamu nggak perlu jadi detektif. Cukup tanya yang praktis—dan wajar:
-
“Ini pakai minyak sayur atau ada campuran minyak hewani?”
-
“Kalau kuah/kaldu, pakai kaldu sapi/ayam ya?”
-
“Ada menu yang pakai arak/alkohol atau bumbu fermentasi tertentu nggak?”
-
“Peralatan masaknya dipakai campur dengan menu non-halal atau dipisah?”
Kalau jawabannya jelas dan konsisten, biasanya kamu sudah dapat gambaran yang cukup. Kalau ragu, pilih menu yang paling “aman” (misalnya sayur, ikan, ayam, telur) dan hindari yang samar-samar.
Rute santai 5 stop: Selong → Pancor → Masbagik
Di bawah ini urutannya dibuat supaya nyambung rute, bukan berasa “muter-muter cari sinyal”.
Stop 1 — Bakso Moro Seneng “Mas Iwan” (Selong): pembuka rute yang “aman”
Kalau kamu pengin mulai rute Selong–Pancor–Masbagik tanpa mikir terlalu keras, stop ini enak buat pemanasan: semangkuk bakso (atau mie) yang vibe-nya “warga lokal banget” — sederhana, cepat, dan bikin perut langsung tenang sebelum lanjut berburu menu khas berikutnya.
Yang bikin tempat ini layak masuk rute “warung senior” adalah usianya yang panjang. Ada penelitian kuliner Selong yang menyebut Bakso Moro Seneng “Mas Iwan” sudah berdiri sejak tahun 2000—dan itu biasanya berarti satu hal: pelanggan tetapnya bukan cuma banyak, tapi setia.
Rekomendasi pesan (biar target ≤50K/porsi tetap aman):
-
Mulai dari bakso porsi standar (atau mie + bakso kalau lagi pengin yang lebih “berisi”).
-
Kalau kamu tipe yang gampang kalap, tahan dulu godaan tambah-tambah di awal. Nanti stop berikutnya masih banyak “kejutan”.
Catatan halal-friendly yang realistis:
Walau suasana Lombok Timur cenderung nyaman untuk pencari kuliner halal-friendly, tetap paling aman kalau kamu tanya singkat soal bahan (misalnya jenis kaldu/olahan daging) — terutama kalau kamu sensitif soal detail.
Kalau kamu suka model rute hemat kayak gini, kamu juga bakal nyambung sama Wisata Kuliner Halal Banyuwangi: 10 Legenda ≤50K Sehari — sama-sama santai, fokus warung non-jaringan, dan kenyang tanpa drama.
-
Pembuatan Aplikasi Berbasis Web Sistem Manajemen Sekolah
-
Jasa Backlink DoFollow Berkualitas Dari Berbagai Topik
-
Jasa Pembuatan Hingga Kustomasi Aplikasi Berbasis Website
-
Jasa Renovasi/Perombakan Tampilan Situs Web Dinamis dan Statis
-
Jasa Pengelolaan Website Joomla, Wordpress, Hingga CMS Lainnya
Stop 2 — Kerake Bagus Rase (Kelayu/Selong): jajanan lawas yang “diam-diam” mendunia
Kerake itu unik: tampilannya sederhana, tapi cara bungkusnya khas—dan rasanya punya identitas. Ini tipe oleh-oleh yang tidak butuh gimmick.
Kenapa masuk rute (jejak 10+ tahun):
-
Ada liputan media lokal yang menceritakan sejarah produksi kerake dari Kelayu sejak dekade 1980-an, serta perjalanan “Bagus Rase” sebagai salah satu nama yang melegenda.
-
Ada juga catatan perjalanan lama yang menyebut tempat ini sebagai rujukan kerake di area Selong.
Yang layak dicoba:
-
Kerake (untuk dimakan sekarang + dibawa pulang)
-
Kalau tersedia, beli kemasan kecil dulu buat “tes cocok”.
Tips tetap di target ≤50K/porsi:
-
Fokus ke kerake saja sebagai stop “camilan”, bukan makan besar.
-
Kalau kamu rombongan, patungan satu kemasan besar lebih hemat.
Cocok untuk:
-
Keluarga: aman buat “cemilan perjalanan”.
-
Couple: ini stop yang bikin rute terasa “Lombok Timur banget”.
Sambil di sini, kamu bisa kepikiran: “Enak juga ya kalau nanti bikin versi rute seperti Wisata Kuliner Halal Bantul: 10 Legenda + Rute 1 Hari 50K—tapi edisi Lombok Timur.”
Stop 3 — Warung Kelor (Pancor): makanan rumahan Sasak yang bikin pulang lebih kalem
Warung Kelor sering disebut-sebut karena menunya yang rumahan dan identik dengan sayur kelor. Vibenya biasanya: hangat, sederhana, dan bikin kamu merasa “oh, ini makanan orang rumah.”
Kenapa masuk rute (jejak 10+ tahun):
-
Pernah ditulis dalam blog perjalanan tahun 2015 (sudah lewat 10 tahun dari sekarang).
-
Bahkan ada jejak akademik yang menyebut “rumah makan Warung Kelor” dalam konteks penelitian (tahun 2010), yang menguatkan keberadaannya sudah lama.
Yang layak dicoba:
-
Sayur kelor (kalau tersedia sebagai menu andalan)
-
Menu rumahan lain yang sedang dimasak hari itu (sering kali justru yang paling “jujur” rasanya)
Tips tetap di target ≤50K/porsi:
-
Ambil satu lauk + satu sayur, jangan “kalap” di awal.
-
Kalau ada paket nasi + lauk, biasanya lebih hemat.
Cocok untuk:
-
Keluarga: pilihan menunya cenderung ramah buat berbagai usia.
-
Couple: tempat yang pas buat “makan tenang” tanpa banyak distraksi.
-
Domain, Hosting, Hingga VPS Murah untuk Proyek Anda
-
Berbisnis halal bikin hati tenang. Cek caranya disini!
-
Tingkatkan SEO Website Dengan Ribuan Weblink Bebagai Topik!
-
Sewa Domain, Hosting, dan VPS untuk Proyek Digital Anda!
-
Mau Hemat Biaya Transfer Antar Bank dan Isi Saldo e-Wallet?
Stop 4 — Waroeng Rasbani (Selong): favorit banyak orang karena “nggak bikin dompet protes”
Rasbani ini tipe warung yang menunya campuran—tapi justru itu yang bikin fleksibel. Lagi pengin bakso? Bisa. Lagi pengin nasi? Bisa. Yang penting, kamu bisa menyesuaikan dengan selera dan batas belanja.
Kenapa masuk rute (jejak 10+ tahun):
-
Dalam sebuah artikel penelitian (terbit 2022), Waroeng Rasbani disebut sudah berdiri lama sekitar 10 tahun pada saat penelitian dilakukan. Ini jadi penanda kuat bahwa ia memenuhi syarat “10+ tahun”.
Yang layak dicoba:
-
Menu bakso (kalau kamu ingin aman di harga)
-
Menu sederhana lain yang paling ramai dipesan di hari itu
Tips tetap di target ≤50K/porsi:
-
Pilih menu “inti” (bakso/nasi) tanpa tambahan berlebihan.
-
Kalau kamu tipe minum manis, minta opsi yang paling standar.
Cocok untuk:
-
Keluarga: banyak pilihan, gampang menyenangkan semua orang.
-
Couple: praktis, nggak ribet, dan tidak terasa “terlalu wisata”.
Kalau kamu suka gaya rute hemat seperti ini, kamu mungkin juga bakal enjoy rute versi Wisata Kuliner Halal Banyuwangi: 10 Legenda ≤50K Sehari—beda kota, tapi semangatnya mirip: warung lawas + dompet aman.
Stop 5 — Lesehan Mae Cenggo (Masbagik): penutup yang “berasa liburan”
Masbagik punya beberapa titik makan yang populer, dan Mae Cenggo sering muncul sebagai tempat “makan yang sekalian jadi acara.” Biasanya lebih nyaman untuk duduk agak lama—cocok sebagai stop terakhir.
Kenapa masuk rute (jejak 10+ tahun):
-
Ada liputan media yang menyebut tempat ini berdiri pada Maret 2013. Itu berarti sudah melewati ambang 10 tahun.
Yang layak dicoba:
-
Menu bakar (ayam/ikan) kalau kamu ingin penutup yang “wah”
-
Pilih menu yang paling sederhana jika ingin tetap hemat
Tips tetap di target ≤50K/porsi:
-
Kalau menu bakar terasa mepet, ambil opsi porsi yang lebih kecil/standar.
-
Datang sebagai penutup: kamu sudah “kenyang sebagian” dari stop sebelumnya, jadi tidak perlu pesan banyak.
Cocok untuk:
-
Keluarga: enak buat makan bareng, ngobrol, dan tidak terburu-buru.
-
Couple: cocok buat “closing yang manis” sebelum pulang.
Checklist biar rute ini terasa ringan (dan tetap hemat)
Supaya target ≤50K/porsi lebih realistis, pakai pola ini:
-
Satu stop = satu fokus: jangan semua stop kamu jadikan “makan besar”.
-
Mulai dari porsi standar: baru tambah kalau masih kurang.
-
Tanya kisaran harga sebelum pesan: ini normal, bukan pelit.
-
Bawa uang tunai secukupnya: beberapa warung tradisional lebih nyaman dengan cash.
-
Kalau ragu halal-friendly: pilih menu paling sederhana dan tanyakan bahan kuncinya.
Penutup
Selong–Pancor–Masbagik itu enaknya begini: kamu bisa makan enak tanpa harus “berlagak wisata”. Rutenya santai, pilihannya fleksibel, dan tiap stop punya cerita panjang—yang biasanya cuma dimiliki warung-warung yang benar-benar dicintai pelanggan.
Daftar referensi
-
Lombok Post (Jawa Pos) — Liputan Kerake “Bagus Rase” di Kelayu, Lombok Timur
-
RRI — Artikel tentang Kerake sebagai jajanan khas Lombok Timur
-
Inside Lombok — Liputan Lesehan Mae Cenggo (berdiri Maret 2013)
-
JPEK (2022) — Artikel penelitian yang menyebut Waroeng Rasbani dan “sudah berdiri lama 10 tahun”
-
Adventurose (2015) — Tulisan perjalanan tentang Warung Kelor Pancor
Tebejowo.com didukung oleh pembaca. Kami mungkin memperoleh komisi afiliasi ketika Anda membeli melalui tautan di situs web kami. Untuk kolaborasi, sponsorship, hingga kerjasama, bisa menghubungi: 0857-1587-2597.
Ikuti juga kami di Google News untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru dari gawai Anda.



















