Skip to main content

Rumah Liburan Penuh Warna di Australia Ini Seperti Masuk Dunia Fantasi

Intip transformasi rumah liburan Plantasia di Australia oleh YSG Studio. Dari bangunan 1990-an yang dingin jadi rumah penuh warna dengan wallpaper bermotif, ubin glossy, dan bentuk lengkung yang bikin jatuh hinta. Inspirasi desain interior maksimalis yang tetap nyaman!

 |  Muhammad Fauzi Rizal  |  Inspirasi Rumah
Rumah Liburan Penuh Warna di Australia
Rumah Liburan Penuh Warna di Australia

Bayangkan membuka pintu rumah dan langsung disambut oleh ledakan warna-warni ceria, wallpaper bermotif tumbuhan yang memukau, dan bentuk-bentuk melengkung yang bikin mata enggan berkedip. Itulah kesan pertama yang ditawarkan Plantasia, sebuah rumah liburan enam kamar tidur di New South Wales, Australia, yang dirancang ulang oleh studio interior YSG.

Bangunan bergaya mock-colonial tahun 1990-an ini dulunya punya interior yang—sejujurnya—cukup membosankan. Bayangkan saja: dinding-dinding putih dingin, sudut-sudut tajam di mana-mana, dan atmosfer yang jauh dari kata "hangat". Tapi berkat sentuhan kreatif Yasmine Ghoniem, direktur YSG, rumah ini kini menjelma jadi tempat pelarian yang penuh imajinasi.

"Klien menginginkan sensasi 'selamat datang di rumah keajaiban' begitu pintu depan terbuka," ujar Ghoniem. Misi yang cukup menantang, mengingat karakteristik bangunan aslinya yang kaku dan formal.


DAFTAR ISI

Transformasi Total: Dari Dingin Jadi Hangat dan Playful

Mengapa Rumah Ini Butuh Makeover Drastis?

Rumah mock-colonial ini dibangun di era 1990-an dengan gaya yang—maaf saja—kurang bersahabat. Ruang-ruang di dalamnya terasa luas tapi kosong, dengan dinding-dinding putih yang monoton dan sudut-sudut tajam yang mendominasi setiap ruangan.

"Ini seperti gua besar dengan nuansa colonial yang dibuat-buat. Semua dinding dicat putih dingin, sudut-sudut lancip ada di mana-mana. Jelas butuh sentuhan lembut, tapi bukan sekadar dengan menambah bantal-bantal empuk," jelas Ghoniem.

YSG pun mengambil pendekatan yang lebih berani: merombak total beberapa area utama, termasuk semua kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga. Yang menarik, mereka tetap mempertahankan perapian asli—tapi dengan upgrade dramatis berupa ubin glossy berwarna pastel dan merah hangat yang bikin area ini jadi focal point ruangan.

Wallpaper Bermotif: Senjata Rahasia untuk Ciptakan Suasana Dongeng

Gambar: Wallpaper bercorak menghiasi banyak ruangan di Plantasi

Salah satu elemen paling mencolok dari desain interior Plantasia adalah penggunaan wallpaper bermotif flora dan fauna yang melimpah. Ini bukan sekadar hiasan dinding biasa—wallpaper yang dipilih YSG punya karakter kuat yang langsung mengubah mood ruangan.

"Rumah ini terletak di tengah perbukitan yang dipenuhi kebun jeruk. Klien ingin memperkuat koneksi dengan alam, tapi dengan cara yang lebih playful dan imaginatif," kata Ghoniem.

Menurut sang desainer, wallpaper bermotif punya kekuatan magis untuk:

  • Menambah dimensi visual pada ruang yang kecil
  • Menciptakan mood instan tergantung motif dekoratif yang dipilih
  • Memberikan kesan fiksi layaknya utopia dari dunia lain yang cuma ada di mimpi

"Kenapa cuma anak-anak yang boleh merasakan sensasi seperti masuk ke dunia fantasi? Orang dewasa juga butuh pelarian dari rutinitas," ujar Ghoniem dengan tegas.

Tapi jangan salah, penggunaan wallpaper di sini nggak asal tempel. YSG dengan cerdas menyeimbangkan area-area dengan wallpaper maksimalis dengan ruang-ruang yang lebih tenang dan netral—mirip dengan prinsip desain interior minimalis yang mengutamakan keseimbangan visual..

Detail Desain yang Bikin Jatuh Hati

Bentuk Lengkung: Kunci Menciptakan Kesan Lembut dan Mengundang

Salah satu strategi utama YSG dalam melunakkan karakter rumah yang tadinya kaku adalah dengan menambahkan bentuk-bentuk curvilinear alias melengkung di berbagai sudut.

Beberapa contoh penerapannya:

plantasia ysg studio dezeen 2364 col 14 852x1136

Gambar: Pintu Melengkung Yang Diaplikasikan Mulai dari Ruang Makan Hingga Ruang Tidur

Pintu Melengkung Memanjang
YSG menambahkan pintu berbentuk arch yang memanjang sebagai transisi dari ruang makan ke area kamar tidur. Bentuknya yang elegan langsung mengubah atmosfer koridor yang tadinya biasa saja jadi lebih dramatis dan mengundang.

Kabinet Biru dengan Ukiran Victorian
Di area vestibule (ruang tunggu depan), terdapat kabinet biru dengan ukiran ornamental yang terinspirasi era Victorian. Detailnya yang rumit kontras dengan kesederhanaan dinding sekitarnya.

plantasia ysg studio dezeen 2364 col 17 852x639

Gambar: Dapur dan Ruang Makan Berdinding Netral

Base Kayu Bergelombang untuk Kitchen Island
Dapur—yang biasanya jadi area paling fungsional dan kaku—justru diberi sentuhan unik lewat desain dapur dengan base pulau dapur dari kayu yang berbentuk bergelombang. Bukan sekadar kotak biasa, tapi punya karakter yang artistik. Bagi yang tertarik dengan konsep dapur modern, bisa melihat inspirasi desain dapur modern yang juga mengeksplorasi inovasi serupa.

Banquette dengan Sudut Membulat
Di ruang keluarga, YSG menambahkan banquette (sofa built-in) dengan bantalan empuk dan ujung-ujung yang membulat. Bahkan joinery alias sambungan kayu di seluruh rumah dibuat dengan sudut bullnose, bukan bidang datar yang tajam.

"Kami ingin menghadirkan bentuk-bentuk lembut dari material yang keras. Ini tentang menciptakan kontras yang menyenangkan untuk mata dan tubuh," jelas Ghoniem.

Permainan Material: Dari Onyx Tebal hingga Cork Berbentuk Hourglass

YSG nggak cuma bermain-main dengan warna dan pola. Mereka juga eksperimen dengan material dan ketebalan yang nggak biasa.

plantasia ysg studio dezeen 2364 col 15 852x1136

Gambar: Countertop Onyx Super Tebal Menghiasi Kamar Mandi

Rak dan Countertop Onyx Super Tebal
Di salah satu kamar mandi, YSG menggunakan lempengan batu onyx untuk rak terbuka dan countertop. Yang unik, ketebalannya sengaja diperbesar dan diberi edge bullnose supaya pola natural onyx yang mirip coretan krayon jadi sangat visible dari sisi yang menghadap pengguna.

"Kami membuat onyx ini sangat tebal supaya nggak 'tenggelam' di tengah wallpaper hijau yang ramai. Materialnya harus bisa berdiri sendiri sebagai statement piece," kata Ghoniem.

Cork Floor Feature Berbentuk Hourglass
Lantai di area vestibule dibuat dari cork (gabus) dengan pola yang dirancang menyerupai jam pasir. Warna cork yang karamel terlihat seperti "mengalir" ke ruangan-ruangan yang berdekatan.

"Ini mendorong tema escapism—perasaan tersuspensi dalam waktu sejak kamu masuk ke rumah. Seperti kamu meninggalkan dunia nyata di luar sana," ujar Ghoniem.

Trik Visual: Membuat Material Keras Terlihat Lembut

Salah satu keahlian Ghoniem yang paling menarik adalah kemampuannya "menipu" mata dengan membuat material keras terlihat lembut dan organik.

plantasia ysg studio dezeen 2364 col 9 852x1136

Gambar: Credensa Kayu Coklat Menghiasi Ruang Keluarga

Credenza Kayu Cokelat di Ruang Keluarga
Custom credenza dari kayu cokelat di ruang tamu dirancang dengan bentuk yang terlihat seperti "genangan cokelat leleh" dengan handle yang menyerupai permen Malteser. Siapa sangka furniture dari kayu keras bisa terlihat seolah meleleh?

plantasia ysg studio dezeen 2364 col 10 852x1136

Gambar: Perapian Yang Ditutupi Ubin Glossy Warna-warni

Ubin Glossy yang Seperti Permen

Perapian yang dipertahankan dari bangunan lama dilapisi ubin glossy berwarna pastel dan merah hangat. Tekstur mengkilap dan pemilihan warna yang ceria bikin elemen ini terlihat lebih seperti instalasi seni ketimbang sekadar perapian biasa.

Strategi Menyeimbangkan Maksimalis dan Minimalis

Dengan begitu banyak pattern, warna, dan tekstur, rumah ini gampang banget jadi overwhelming alias terlalu ramai. Tapi YSG punya strategi jitu untuk menjaga keseimbangan.

Area Netral sebagai "Breather"

"Kami menyeimbangkan momen-momen maksimalis dengan wallpaper yang menghubungkan ruang-ruang secara visual—meski polanya berbeda—dengan area-area yang lebih tenang," jelas Ghoniem.

Itulah kenapa area dapur dan ruang makan yang jadi pusat aktivitas dibiarkan dengan dinding netral. Fungsinya bukan cuma estetika, tapi juga memberikan jeda visual bagi mata—seperti yang sering disarankan dalam 8 ruang tamu minimalis yang tetap nyaman tanpa terasa dingin.

"Ini me-reset kamu untuk petualangan berikutnya. Seperti mengambil napas sebelum menyelam lagi ke dalam warna-warni di ruangan lain," tambahnya.

Menghubungkan Ruang dengan Pola yang Berbeda

Meski setiap ruangan punya karakternya sendiri dengan wallpaper berbeda, YSG memastikan ada benang merah yang menghubungkan semuanya. Bisa dari skema warna yang serupa, atau tema natural yang konsisten di seluruh rumah.

Hasilnya? Rumah yang terasa kohesif tapi nggak monoton. Setiap ruangan punya surprise sendiri, tapi tetap terasa satu kesatuan.

Pelajaran Desain yang Bisa Diterapkan di Rumah Sendiri

Meski Plantasia adalah rumah liburan dengan budget yang mungkin nggak main-main, ada beberapa prinsip desain dari proyek ini yang bisa kita adaptasi:

1. Jangan Takut dengan Wallpaper Bermotif
Banyak orang Indonesia masih ragu menggunakan wallpaper bermotif karena takut ruangan jadi terlalu ramai. Padahal, kalau dipilih dan ditempatkan dengan tepat, wallpaper bisa jadi game-changer. Bahkan untuk dekorasi ruang tamu ukuran kecil, wallpaper dengan motif tepat bisa menciptakan ilusi ruang yang lebih luas.

2. Bentuk Lengkung Lebih Ramah
Kalau rumah kamu terasa terlalu kaku dengan sudut-sudut tajam di mana-mana, coba tambahkan elemen lengkung. Bisa dari furniture, mirror, atau bahkan arch door kalau memungkinkan.

3. Seimbangkan Ramai dan Tenang
Kalau mau punya satu ruangan dengan desain maksimalis, pastikan ada ruangan lain yang lebih netral sebagai penyeimbang. Mata (dan pikiran) butuh tempat untuk istirahat.

4. Material Tebal = Statement
Jangan ragu membuat elemen tertentu lebih tebal dari biasanya kalau kamu mau jadikan focal point. Seperti onyx di kamar mandi Plantasia yang dibuat extra thick supaya nggak kalah dengan wallpaper di sekitarnya.

5. Permainan Tekstur Itu Penting
Kombinasi glossy tiles, kayu natural, batu onyx, dan cork di Plantasia membuktikan bahwa variasi tekstur sama pentingnya dengan variasi warna untuk menciptakan interior yang menarik.

Buat yang tertarik dengan pendekatan desain interior berbiaya rendah, prinsip-prinsip di atas tetap bisa diterapkan dengan menyesuaikan budget dan skala ruangan.

Portofolio YSG: Konsisten Berani dan Penuh Karakter

Plantasia bukan proyek pertama YSG yang mencuri perhatian. Studio yang berbasis di Australia ini memang dikenal dengan pendekatan desain yang berani dan penuh karakter.

Beberapa proyek terbaru mereka termasuk:

  • Office untuk brand fashion dengan mosaic berkilauan yang glamor
  • Kafe di Sydney dengan elemen bergaya 1970-an, lengkap dengan lantai cork dan seating berlapis karpet

Konsistensi YSG dalam menciptakan ruang yang punya personalitas kuat—tanpa terlihat mencoba terlalu keras—adalah kekuatan mereka. Setiap proyek punya karakternya sendiri, tapi tetap ada "signature" YSG yang khas: berani bermain warna, nggak takut pattern, dan selalu menghadirkan elemen surprise.

Rumah Liburan yang Lebih dari Sekadar Tempat Istirahat

plantasia ysg studio dezeen 2364 col 6 852x1136

Gambar: Salah Satu Ruang Tidur Yang Berhiaskan Wallpaper Bercorak Kembang Merah

Plantasia adalah bukti bahwa rumah liburan nggak harus minimalis atau netral supaya terasa menenangkan. Justru dengan membawa penghuninya ke "dunia lain" yang penuh warna dan imajinasi, rumah ini menawarkan jenis relaksasi yang berbeda: pelarian mental dari rutinitas sehari-hari.

"Kenapa cuma anak-anak yang boleh merasakan keajaiban?" tanya Ghoniem di awal. Pertanyaan yang relevan banget, terutama di era di mana banyak orang dewasa yang kehilangan koneksi dengan imajinasi dan playfulness mereka.

Plantasia mengajak kita untuk sesekali melepas ekspektasi bahwa rumah harus "dewasa" dan "serius". Kadang, yang kita butuhkan adalah ruang yang bikin kita tersenyum begitu membuka pintu—seperti anak kecil yang pertama kali masuk ke taman bermain.

Bagi yang penasaran dengan konsep rumah impian lainnya, bisa melihat koleksi 30 rumah impian pilihan terindah yang juga menawarkan inspirasi beragam gaya arsitektur.


Foto oleh: Anson Smart
Penulis Asli: Cajsa Carlson | 22 Januari 2026

Tebejowo.com didukung oleh pembaca. Kami mungkin memperoleh komisi afiliasi ketika Anda membeli melalui tautan di situs web kami. Untuk kolaborasi, sponsorship, hingga kerjasama, bisa menghubungi: 0857-1587-2597.

Ikuti juga kami di Google News untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru dari gawai Anda.

 

✓ Link berhasil disalin!