Skip to main content
Ilustrasi Anak Sedang Belajar. Sumber: pexels.com

4 Kebiasaan Ini Bantu Kamu Pelajari Sesuatu Dengan Lebih Mudah!

Dalam dunia yang berubah dengan cepat ini, kemampuan untuk mempelajari hal baru secepat mungkin merupakan hal yang sangat dibutuhkan. Kabar baiknya, seseorang tidak perlu terlahir cerdas untuk bisa mempelajari segala hal dengan lebih baik.

Dilansir dari Ceotudent, kebanyakan tokoh sukses, seperti Charles Darwin, Leonardo da Vinci, dan fisikawan pemenang nobel Richard Feynman, tidak memiliki kecerdasan luar biasa. Namun, berkat kebiasaan berikut, mereka bisa memaksimalkan kekuatan otaknya untuk mempelajari sesuatu dengan cepat. Apa saja?

DAFTAR ISI

Banyak Membaca

Iklan Afiliasi

Membaca membuat seseorang bisa bebas menjelajah sejarah untuk melihat sebuah ide, konsep, perasaan, dan pengetahuan yang mereka miliki dari sudut pandang yang lebih dalam serta kompleks. Ketika membaca buku, otak seseorang akan berkembang, berubah, dan mendapatkan koneksi baru tergantung dengan tipe buku yang mereka baca.

Elon Musk membaca satu atau dua buku per hari, Bill Gates membaca 50 buku dalam satu tahun. Sementara itu, Mark Zuckerberg membaca satu buku setiap dua minggu, sedangkan Warren Buffett menghabiskan 5 hingga 6 jam sehari untuk membaca lima koran dan laporan perusahaannya yang totalnya 500 halaman.

Tidak Berhenti Belajar

Belajar adalah sebuah proses menyenangkan yang harus dijalani seumur hidup untuk mencari pengetahuan baru, bukan hanya untuk mencapai tujuan tertentu seperti lolos ujian ataupun lulus tingkatan pendidikan tertentu.

Memahami sebuah topik, ide, atau pola pikir baru tidak hanya memerlukan pengamatan yang teliti, tetapi juga perasaan ingin tahu yang tak henti-henti. Belajar adalah sebuah investasi yang akan terbayar dengan meningkatnya pemasukan.

Iklan Afiliasi

Dalam dunia bisnis yang terus berubah, belajar akan sangat berguna jika seseorang ingin terus berkembang dan dicari oleh pemberi kerja. Pembelajar yang hebat memahami belajar sebagai sebuah proses untuk berkembang alih-alih menetapkan tujuan tertentu.

Memiliki Pola Pikir Terbuka

Teori yang dikembangkan oleh Dr. Carol Dweck ini menekankan pada kepercayaan yang dimiliki oleh seseorang bahwa mereka dapat mengembangkan kecerdasan, kemampuan, dan kinerja mereka.

Penulis, seorang futuris, dan pebisnis bernama Alvin Toffler terkenal dengan karyanya tentang teknologi di masa modern yang menyatakan bahwa orang buta huruf di abad ke-21 bukan yang tidak bisa membaca dan menulis, melainkan yang tidak bisa belajar.

Memiliki pola pikir terbuka akan membuat seseorang mudah mendapatkan pengetahuan yang lebih baik dan kemampuan untuk mengaplikasikan hal itu ketika dibutuhkan. Belum lagi manfaat signifikan yang bisa membuat hidup dan karir mereka berkembang.

Iklan Afiliasi

Berbagi Ilmu Dengan Yang Lain

Menurut penelitian, seorang pembelajar bisa mempertahankan sekitar 90 persen hal yang mereka pelajari ketika mereka menjelaskan, mengajari, atau mempraktikkan konsep tersebut kepada orang lain.

Mengajari orang lain tentang hal-hal yang kita tahu adalah salah satu cara paling efektif untuk belajar dan mengingat informasi baru. Para psikolog menyebut ini sebagai retrieval practice atau practice of recall. Ini adalah cara yang paling andal untuk membuat jejak memori yang lebih mendalam.

Dengan belajar sambil mengajari orang lain, seseorang dapat dengan cepat mengidentifikasi hal-hal yang kurang dari pengetahuan mereka. Kebiasaan ini adalah mental model yang diciptakan oleh fisikawan terkenal Richard Feynman.

 

Dikutip dari artikel berjudul, "4 Kebiasaan Mudah Ini Bantu Kamu Mempelajari Sesuatu dengan Cepat, Yuk Buktikan!", oleh Dewi Maharani Astutik.

 

Tebejowo.com didukung oleh pembaca. Kami dapat memperoleh komisi afiliasi ketika Anda membeli melalui tautan di situs web kami. Terima kasih banyak, orang baik. Lebih lanjut >

 

Tips Belajar

  • Hits: 144